Sejarah Laptop dan Perkembangannya – LecturerIT.com

Laptop menggunakan daya baterai. Dan untuk mengisi baterai, digunakan konverter A/C. Laptop umumnya memiliki daya tahan baterai sekitar 16 jam tergantung dari cara pemakaiannya, ukuran baterainya, dan juga spesifikasi dari laptop tersebut. Laptop atau komputer notebook adalah istilah lain dari komputer laptop.

Notebook dan komputer desktop umumnya berfungsi sama. Karena komponennya sama, yang membedakan hanya ukurannya. Pada laptop, ukuran komponen diperkecil menjadi lebih ringan, lebih sulit panas, dan hemat daya.

Sejarah Laptop Pertama di Dunia

sejarah laptop

Adam Osborne dan Alan Key telah menciptakan Komputer Pribadi pertama di dunia pada tahun 1981, dengan berat sekitar 24Kg. Komputer tersebut dibandrol dengan harga kurang lebih 16 juta rupiah.

Teknologi kini tersedia di berbagai dunia. Sudah sejak lama dunia mengenal laptop atau dikenal juga dengan sebutan komputer notebook. Laptop berteknologi tinggi yang ringkas dan portabel telah ada cukup lama untuk menggantikan komputer pribadi (PC) untuk workstation seluler, mulai dari mengetik, menjelajah Internet, desain, bermain game, pembuatan konten, editor, dll.

  • Bagaimana Laptop Ditemukan

Namun tahukah Anda sejarah perkembangan laptop? Dari tempat awal mula laptop diciptakan, hingga kini dapat memenuhi segala kebutuhan kerja pengguna.

Sejak awal 1970-an, diskusi berbagai pakar tentang pembuatan perangkat komputasi yang dapat digunakan untuk transportasi ke berbagai tempat telah menjadi perbincangan serius antara produsen dan desainer PC.

Berkat gagasan Alan Key, seorang penulis komputer yang juga memiliki perusahaan percetakan buku. Sejak saat itu lahirlah berbagai jenis komputer dengan fungsinya masing-masing.

Dalam bukunya, Alan menjelaskan konsep dasar komputer yang bisa dibawa kemana-mana dan tidak perlu disambungkan ke listrik setiap saat. Konsep ini juga dikenal sebagai mobile, manipulator informasi pribadi. Di sinilah cerita laptop pamungkas dimulai. Dari sebuah ide hingga inovasi teknologi yang banyak digunakan.

Laptop Adam Osborne

Alan Key sendiri adalah seorang ilmuwan komputer Amerika yang memiliki ide untuk membangun komputer laptop pertama. Ia kemudian dibantu oleh Adam Osborne, seorang penerbit perangkat lunak yang juga bekerja di penerbitan buku di AS.

Baca Juga :  FINAL SEA CHAMPIONSHIP SPRING 2022 PMPL akan dimulai, kapan?

Meskipun Alan adalah pencetus ide laptop pertama, dia bukanlah penemu komputer laptop. Kisah laptop pertama sebenarnya adalah ide Adam Osborne pada tahun 1975. Untuk mewujudkan ide ini, ia bekerja sama dengan Felsenstein, pemilik perusahaan manufaktur perangkat keras, yang juga ahli dalam pembuatan mikroprosesor.

  • Menemukan Komputer Portabel Pertama di Dunia

Sejarah laptop awalnya ditandai dengan kedatangan IBM Portable PC 5100 pada tahun 1975. Ini adalah komputer mikro pertama yang dirancang khusus untuk kebutuhan matematika dan teknik. Belakangan ini bermunculan produk dengan fungsionalitas yang lebih lengkap, seperti Rockwell AIM 5, IBM Portable PC 5110, hingga Heathkit H9.

Pada tahun 1981, Osborne Computer Corporation berhasil membangun sebuah perangkat bernama Osborne 1. Meski memiliki banyak kekurangan, perangkat ini bisa disebut sebagai komputer jinjing pertama.

Saat pertama kali muncul, Osborne 1 memiliki berat hingga 24 kg dan dirancang khusus agar muat di bawah kursi penumpang pesawat. Osborne 1 adalah komputer mikro yang memulai sejarah komputer notebook.

Ukuran laptop ini hanya 5 inci dan keyboard terpasang langsung di layar. Laptop tersebut pertama kali diproduksi massal dengan harga jual hingga US$1.795 atau sekitar Rp. 16 juta. Harganya cukup mahal sehingga tidak semua orang memilikinya.

  • Komputer Notebook Pertama di Dunia
laptop pertama

Pada saat yang sama, IBM menjual komponen PC secara terpisah, sehingga orang lebih tertarik dengan Osborne 1 portabel yang langsung digunakan. Namun reputasi bisnis Osborne memburuk pada awal 1983, ketika dia berbohong bahwa dia memiliki dua desain komputer canggih yang siap digunakan.

Sebenarnya itu hanya salah satu cara agar bisnisnya mendapatkan lebih banyak pelanggan. Hal ini menyebabkan penjualan Osborne 1 anjlok. Kisah laptop menjadi andalan pendapatan Osborne.

Baca Juga :  tiket.com Luncurkan Fitur Jaminan Harga Termurah, Apa Gunanya?

Tepat pada tanggal 13 September 1983, Osborne Computer Corporation dinyatakan bangkrut dan penjualan Osborne 1 dihentikan. Namun, hal ini ternyata menjadi tren baru di dunia komputer, karena produsen lain akhirnya mengikuti jejak Osborne untuk merilis seri laptop mereka sendiri. Cerita laptop berlanjut.

Pengembangan Laptop

Saat ini banyak hal yang terus dikembangkan oleh produsen untuk menjadikan laptop lebih portabel dan dapat menunjang segala aktivitas Anda.

Perkembangan ini tentu saja berbarengan dengan perkembangan perangkat keras komputer. Sehingga semakin banyak komponen hardware yang memiliki performa lebih baik, namun dengan ukuran yang lebih kecil dan kompak.

Mengenai media penyimpanan, banyak orang yang percaya bahwa HDD (Hard Disk Drive) memiliki banyak kekurangan dalam hal kecepatan dan daya tahan untuk aktivitas mobile.

Asumsi ini mendorong Sandisk pada tahun 1991 untuk mulai memperkenalkan SSD (Solid State Drive) sebagai media penyimpanan dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi dari HDD.

Selain media penyimpanan, ukuran dan kualitas layar juga mendapat banyak perhatian selama pengembangan laptop ini. Saat ini kebanyakan laptop yang beredar memiliki ukuran layar 14 inci, meskipun ada ukuran lain yang lebih besar seperti 17 hingga 18 inci.

Ada juga laptop yang berukuran lebih kecil dari 14 inci, seperti 10 hingga 11 inci. Dalam hal kualitas layar, bahkan laptop telah meningkat pesat. Nah, tergantung dari kualitas layarnya, ada beberapa jenis laptop.

Di antara sekian banyak monitor berkualitas yang ada di pasaran, ada 3 jenis layar laptop yang paling umum digunakan saat ini.

Ketiga jenis monitor tersebut adalah:

  • Layar TN (Twisted Nematic)

TN adalah jenis layar yang dianggap sebagai teknologi “kuno”. Namun, jenis board ini paling banyak digunakan pada laptop mainstream. Salah satu kelemahan TN adalah sudut pandang yang terbatas, sehingga layar ini hanya perlu dilihat dari sudut tertentu saja agar terlihat jelas.

Baca Juga :  Inikah Render Terakhir Xiaomi 12 Ultra?

IPS menawarkan kualitas gambar yang lebih baik daripada panel TN, dengan sudut pandang yang lebih luas bagi pengguna tanpa mengurangi ketajaman gambar. Panel ini juga menghasilkan warna yang lebih akurat dan tajam. Saat ini, panel IPS banyak digunakan di laptop kelas menengah hingga kelas atas.

  • Layar OLED atau Dioda Cahaya Organik

Layar OLED asli banyak digunakan di TV dan smartphone. Namun, sekarang banyak laptop juga menggunakan panel ini. Kualitas gambar dan warna yang lebih baik dari panel IPS membuat laptop dengan panel OLED relatif mahal.

Selain layar, posisi bukaan layar laptop juga sudah banyak mengalami penyesuaian. Contoh: model laptop convertible atau laptop 2in1. Pada laptop convertible ini, layar dapat dibuka dalam beberapa mode seperti mode datar 180 derajat, mode tenda dan mode tablet.

Jenis prosesor laptop juga telah disesuaikan dengan target pengguna. Hal inilah yang membuat kami sadar akan keberadaan laptop gaming dengan spesifikasi hardware yang lebih tinggi dan khusus digunakan untuk keperluan gaming.

Dukungan untuk periferal baru juga meningkatkan peran laptop di perangkat lain, seperti proyektor. Hal ini ditunjukkan dengan perubahan pada port di kiri dan kanan laptop. Salah satu port yang dimiliki laptop ini adalah port Thunderbolt yang mendukung transfer data yang sangat cepat dan massal. Port Thunderbolt ini juga digunakan untuk menghubungkan laptop ke VGA eksternal untuk meningkatkan kinerja pemrosesan grafis pada laptop.

Ini tentang sejarah dan perkembangan laptop selama ini. Munculnya berbagai macam laptop dengan spesifikasi dan harga yang berbeda memungkinkan konsumen untuk memilih laptop yang sesuai dengan situasi dan kebutuhannya.